Bacaan : Markus 6 : 1-13
“Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-berdua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan,” (Markus 6 :7-8)
Gereja sejatinya diutus Tuhan ke tengah dunia untuk memberitakan kabar baik dan menjadi saksi Kristus bagi seluruh manusia melalui berbagai pelayanannya. Melalui berbagai aktivitas program dan pelayanannya sejatinya mengabarkan kabar baik dan menjadi saksi Kristus itu yang menjadi roh yang membedakan gereja dengan Organisasi-organisasi Masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Tentu dalam melaksanakan program atau aktivitas itu gereja memerlukan sumber daya yang mendukung kesaksiannya tersebut, namun keberadaan sumber daya itu baik berupa dana maupun asset lain yang dimiliki sebenarnya bukanlah sesuatu yang paling utama.
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita semua dalam pembacaan kita pada hari ini untuk beriman dalam menjalankan tugas panggilan yang telah Tuhan tetapkan bagi kita. Pada ayat 8 bacaan kita menyebutkan mereka tidak boleh membawa apapun dalam perjalanan pengutusan mereka, termasuk uang, makanan, dan perlengkapan pribadi mereka. Hanyalah tongkat yang mereka perbolehkan bawa, itupun tujuannya bukan untuk melindungi diri sendiri, namun sebagai alat bantu dalam perjalanan. Larangan ketika mereka dilatih untuk diutus berdua-berdua tersebut tidak lain dimaksud untuk melatih dan mempraktikan iman dalam menjalankan tugas panggilan mengabarkan kabar baik dan menjadi saksi Kristus.
Melalui pembacaan ini kita sebagai GKP Jemaat Bandung diingatkan untuk terus memiliki iman yang kuat dalam melaksanakan tugas panggilan mulia yang Tuhan Yesus utus kepada kita sekalian sebagai gereja. Dengan iman dan keyakinan penuh gereja harus terus menjalankan tugas mengabarkan kabar baik melalui mencelikan yang buta, menyembuhkan yang terluka, terlebih di masa pandemi ini! Refleksi: Kiranya kita sekalian memiliki iman dan keyakinan teguh untuk terus mengabarkan kabar baik.(ITW)