TEMA: DENGARKANLAH DIA

MATIUS 17 : 1 – 5

Gunung adalah tempat yang dipercayai sebagai  tempat yang Mahakuasa tinggal. Baik orang Israel dan bangsa-bangsa sekitar, mempercayai itu.

Peristiwa Musa menerima 10 perintah Tuhan dan peristiwa transfigurasi juga di atas gunung. Transfigurasi adalah peristiwa berubahnya wajah menjadi berkilau-kilau. Musa setelah bertemu Allah wajahnya bercahaya sehingga bangsa Israel tidak berani menatap Musa dan Musa menyelubungi wajahnya. (Keluaran 34:29-35) Tuhan Yesus pun menjadi bercahaya seperti matahari dan pakaianNya putih bersinar seperti terang.

Dan tampilah Musa dan Elia dua tokoh perjanjian Lama. Musa adalah tokoh Israel yang memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir dan Elia adalah seorang Nabi yang membawa kebenaran. Dua kepribadian musa dan Elia ada dalam Yesus yaitu memimpin kita keluar dari dosa dan memimpin kita dalam kebenaran.

Diatas gunung inilah Bapa menyatakan siapa Yesus saat itu. Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi , kepadaNyalah Aku berkenan, Dengarkanlah Dia”. Suatu pernyataan yang tegas supaya kita mendengar yang juga berarti mengikuti Dia dalam sepanjang hidup kita.

Sama seperti kesaksian penulis, Petrus yang menyatakan bahwa pernyataan Allah Bapa dalam awan menjadikan dia makin diteguhkan siapa Yesus.

Tidakkah kita setiap hari makin dikuatkan untuk mengikut Tuhan dalam hidup kita?. Sekalipun mungkin jalan hidup kita tidak mulus, penuh tantangan dan cobaan, seperti dimasa pandemi covid-19 ini. Kita merasa cemas, khawatir dan bingung.

Namun percayalah, Dia yang ditentukan Bapa menyelamatkan dunia ini dari dosa dan memimpin kita dalam kebenaran dengan kematianNya di kayu salib lebih merasakan kekuatiran, kecemasan dan kebingungan kita.

Serahkanlah sepenuhnya hidup kita dalam tanganNya dan dengarlah Dia setiap  hari. Amin.(DRS)