Mengenal Allah : Membebaskan Sesama Manusia

Efesus 1:15-23

Mengenal Lebih Jauh Tentang Hubungan Antarsesama | Berita Hubungan  Antarsesama di Dunia Saat Ini - Bachelorettepartystripper

Tanggal 25 November adalah hari pertama pelaksanaan kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Kampanye 16 HAKtP). Tanggal 25 November, secara serentak, baik nasional maupun internasional, memperingati hari penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Tanggal ini dipilih sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya Patria Mirabal, Minerva Mirabal dan Maria Teresa Mirabal (atau yang sering disebut sebagai Mirabal bersaudara) pada 25 November 1960 akibat pembunuhan yang dilakukan oleh penguasa diktator Republik Dominika Rafael Trujilo. Mirabal bersaudara merupakan salah satu simbol perempuan yang berani melawan kesewenangwenangan / kediktatoran negara terhadap rakyatnya, termasuk kekuasaan dan kontrol terhadap tubuh perempuan yang menyebabkan kekerasan terhadap perempuan. Oleh karena itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kemudian menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Anti kekerasan terhadap Perempuan.  

Salah satu bentuk kekerasan berbasis gender pada perempuan adalah kekerasan seksual. Kekerasan seksual (fisik dan non-fisik)  sampai saat ini masih menjadi persoalan besar, baik di dunia internasional maupun di Indonesia. Tubuh dan seksualitas perempuan sering kali dipolitisasi dan dijadikan alat penyerangan, teror,  bagi suatu kelompok di masyarakat atau bahkan di negara. Selain itu, kekerasan seksual merupakan bentuk kekerasan yang mengobjektifikasi tubuh sesama dan menghancurkan manusia secara holistik  (fisik, psikis, sosial, spiritual).  Seorang korban kekerasan seksual bukan hanya teralienasi (terasing) dari sesamanya dan masyarakatnya, namun juga teralienasi dari relasinya dengan Tuhan.  

Dalam kebaktian Minggu (Matius 25:31-46) telah dijelaskan bagaimana Yesus mengidentikkan dirinya dengan orang-orang yang dipinggirkan, ditindas dan menderita. Wajah Yesus dapat kita jumpai pada setiap wajah manusia yang ditindas, dianiaya dan direndahkan. Wajah Yesus adalah wajah dari para korban kekerasan seksual, yang ditindas dan diasingkan secara fisik, psikis, sosial politik, dan spiritual.  Pengenalan akan Yesus bukan hanya sebagai pemimpin yang berkuasa tapi juga orang yang menderita secara fisik, psikis, sosial politik, dan spiritual merupakan hal yang penting yang tidak boleh dilupakan dalam pembinaan iman.

Inilah refleksi dari apa yang dituliskan oleh penulis Surat Efesus secara khusus di Efesus 1:15-23, yaitu tentang betapa pentingnya pengenalan Allah dan makna pemanggilan serta pengutusan Allah bagi para pengikut-Nya. Allah membebaskan, memulihkan manusia secara holistik. Ia menghadirkan perubahan (transformasi) sosial bagi dunia (ayat 18-23).   Pengenalan tersebut akan menuntun pengikut-Nya untuk mewujudkan kasih kepada sesamanya dan mengupayakan transformasi sosial.

Dalam konteks kegiatan 16 HAKtP, Gereja secara institusi dan individu yang mengakui dan menyatakan diri sebagai pengikut Kristus, perlu bergerak untuk menolong para korban kekerasan seksual dan mengupayakan program dan anggaran untuk mendukung upaya penghapusan kekerasan seksual.  Hal ini dilakukannya sebagai wujud pengenalan yang utuh akan Allah dan terwujud dalam kasih kepada sesama, terutama mereka yang menderita.

Untuk didiskusikan:

  1. Diskusikan dan refleksikan perjalanan Jemaat Anda tentang praktik baik (best practices) dan pembelajaran (lesson learnt) tentang keterlibatan Jemaat dalam upaya menghapuskan kekerasan terhadap perempuan dan kekerasan berbasis gender lainnya. Apakah setiap program dan anggaran gereja telah mendukung upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan kekerasan berbasis gender lainnya?  
  2. Susunlah sebuah kegiatan /aksi bersama dalam mengampanyekan penghapusan kekerasan seksual, dan publikasikan aksi tersebut dalam media sosial yang Anda/komunitas miliki dengan tagar #HapuskanKekerasanSeksual#SahkanRUUPenghapusanKekerasanSeksual  #GKPGerakBersamaMenghapusKekerasanSeksual  (IRA)

3 thoughts on “Mengenal Allah : Membebaskan Sesama Manusia”

  1. Agus sulias

    Program dan anggaran untuk pengentasan kekerasan terhadap perempuan,di Gkp difokuskan dimana kegiatannya?

  2. Agus sulias

    Program dan anggaran untuk pengentasan kekerasan terhadap perempuan,di Gkp bandung difokuskan dimana kegiatannya?

Komentar ditutup.