“ Kamu adalah sahabat-KU, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu” (Yohanes 15 : 14).
Persahabatan adalah salah satu karunia hidup yang terbesar. Sahabat sejati membawa kebaikan yang tertinggi bagi sahabat-sahabatnya, dengan maksud supaya mereka bisa mengenal Allah dengan segenap hati, pikiran dan jiwa mereka. Sahabat adalah orang yang kita percaya, rahasiapun rela kita bagi kepadanya karena kita tahu bahwa dia sungguh memahami kita. Seorang sahabat menerima kita apa adanya, mendukung kita tanpa pamrih bahkan bersedia berkorban bagi kita. Amsal 17 : 17 mengatakan : “Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran.” Saat orang lain meninggalkan kita, yang lain mungkin menghujat, tapi seorang sahabat sejatilah yang mau tetap berada bersama kita, dan betapa indahnya ketika kita mengetahui bahwa Yesus sudah menyatakan diriNya sendiri sebagai sahabat sejati bagi kita yang percaya kepadaNya.
Yesus adalah sahabat sejati yang paling luar biasa yang bisa kita temukan. Seorang sahabat sejati akan selalu hadir bersama kita, menjadi pendengar yang baik, menghibur, menguatkan dan memberi bantuan dikala kita butuhkan. Bentuk persahabatan seperti itulah yang diulurkan Tuhan kepada kita. Kita mendapatkan kehormatan sebagai sahabatNya apabila kita menuruti serta melakukan segala perintahNya, seperti yang Tuhan Firmankan dalam Yohanes 15: 12 “ Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.”
Untuk itu, marilah kita dengan taat dan setia melakukan perintahNya agar kita mendapatkan anugerah dan kehormatan yang teramat sangat istimewa, yaitu menjadi sahabat Yesus, seperti yang Tuhan Firmankan dalam Yohanes 15 : 15 “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat tuannya, tetapi Aku menyebut
kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku”. Betapa besarnya nilai persahabatan bagi Yesus dan Dia yang siap untuk memberitahukan segala rahasia Kerajaan Allah, menyampaikan isi hati Tuhan kepada kita sebagai sahabatNya. Yesus menyediakan seluruh waktuNya untuk menaruh kasih dan menjadi saudara dalam kesukaran, bahkan jauh lebih besar lagi, karena dalam Injil kita bisa melihat begitu tingginya nilai seorang sahabat , seperti yang Tuhan firmankan dalam Yoh. 15: 13 “ Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.”. Apabila kita mengasihi Tuhan selayaknya seorang sahabat, menjaga untuk tidak menyakiti atau mengecewakan hati Tuhan, tetap dekat dan melakukan segala perintahNya dengan taat, maka Tuhan akan meletakkan kita di deretan sahabat-sahabatNya yang terdekat. Tuhan sudah mengulurkan tanganNya untuk menjalin persahabatan dengan kita. YESUS adalah SAHABAT SEJATI yang bisa kita miliki. Amin.(AKP)