1 Petrus 4:12-14
PENJELASAN BAHAN
Siapa sih yang ingin menderita? Tidak ada! Semua ingin hidup senang, tenang, bahagia dan terbebas dari berbagai bentuk penderitaan. Tidak heran ada begitu banyak orang yang berusaha menjauhi sumber penderitaan dan berusaha mencari cara untuk selalu senang, tenang, dan bahagia. Hanya saja, penderitaan di dalam kehidupan ini kadang tidak dapat dihindari. Ada beragam sumber penderitaan dalam hidup. Ada yang menderita karena kesulitan ekonomi, karena sakit penyakit, karena keterbatasan fisik dan juga ada yang mengalami penderitaan karena apa yang diyakini dan dipercayainya.
Hal terakhir inilah yang diangkat oleh penulis surat Petrus dalam suratnya ini. Pertama-tama, Petrus menyampaikan agar setiap orang percaya tidak perlu menjadi heran karena adanya nyala api siksaan oleh karena iman kepada Kristus yang disebabkan oleh orang-orang yang tidak suka dan membenci. Hal ini bukan sesuatu yang luar biasa, sebab Yesus Kristus sendiri mengalaminya. Ia di benci dan tidak disukai, serta pada akhirnya mengalami aniaya dan kematian di kayu salib. Petrus sampaikan justru adalah sebuah kebahagiaan dan sukacita bagi orang percaya untuk dapat mengambil bagian di dalam penderitaan Kristus karena pada saat itulah kemuliaan Kristus dinyatakan melalui kehidupan orang percaya. Kebahagiaan dan sukacita orang percaya ini disebabkan satu hal utama, yiatu karena Roh Allah ada di dalam diri setiap orang percaya dan memampukan setiap orang percaya bertahan dalam beragam penderitaan oleh karena nama Kristus.
Ya, penderitaan oleh karena nama Kristus. Ini adalah kondisi yang seharusnya dialami oleh orang percaya, dan bukan menderita karena melakukan kejahatan dan hal yang tidak berkenan kepada Allah. Saat orang percaya menderita oleh karena nama Kristus, maka Roh Allah memberikan kekuatan, penghiburan, sukacita, kemampuan bertahan dan damai sejahtera. Roh Allah sajalah yang membuat setiap orang percaya dapat menanggung segala sesuatu penderitaan oleh karena iman kepada Kristus, bahkan dalam berbagai bentuk penderitaan lainnya (lht. Filipi 4:13). Catatan lain Petrus dapat kita lihat dalam ayat selanjutnya, ayat 16 yaitu supaya jangan pernah sekalipun orang percaya (baca: orang Kristen yang percaya kepada Kristus) menjadi malu menderita karena nama Kristus. Malu sehingga kemudian dengan mudahnya meninggalkan iman percaya kepada Kristus dan berganti iman serta keyakinan lain, termasuk dengan alasan ingin terbebas dari penderitaan sebagai seorang yang percaya kepada Kristus. Petrus menekankan justru saat orang percaya mendapatkan anugerah untuk menderita oleh karena nama Krisus, di situlah orang percaya memilki kesempatan untuk memuliakan Allah dalam Yesus Kristus.
UNTUK DIDISKUSIKAN
- Apakah Saudara pernah mengalami kondisi menderita oleh karena nama Kristus? Dalam hal apa? Bagaimana Saudara menghadapinya? Ceritakanlah pengalaman Saudara untuk saling menguatkan dengan sesama anggota Jemaat lainnya!
- Bagaimana Saudara dapat tetap memuliakan nama Allah dalam Kristus di tengah kondisi mengalami penderitaan karena nama Kristus tadi? Bagaimana Saudara tetap dapat menggunakan segala berkat Tuhan untuk kebaikan bersama meskipun dalam keadaan menderita oleh sebab nama Kristus? (AAS)
Karena kita tidak berasal dari dunia ini maka dunia akan membenci dan menolak kita sama seperti menolak dan bahkan menyalibkan Tuhan Yesus. Penolakan itu adalah bagian dari salib dari setiap orang percaya
Saya sependapat. Bahwa sebagai orang percaya setiap kita akan mendapat penolakan.Karena kita tidak berasal dari dunia ini maka dunia akan membenci dan menolak kita sama seperti menolak dan bahkan menyalibkan Tuhan Yesus. Penolakan itu adalah bagian dari salib dari setiap orang percaya
Yang diperoleh dari KRT hari ini, a) Penderita merupakan sebuah keniscayaan bagi murid Kristus, b) penderitaan karena menjadi bagian dari penderita Kristus, c) dalam penderitaan ternyata Roh Allah menyertai kita
Respons bhn diskusi :
1.Saya tak mengalami penderitan terkait Kristus yg spesifik,penderitaan sbgai orang miskin iya.
2.Tapi meyakini bahwa hidup dlm penderitaan terjadi karena rencana Tuhan dan Tuhan yg memiliki kedaulatan dan Tuhan juga yg turut bekerja utk kita.
Ingat cerita Yusup,Daud,Ayub dsb.
🙏🙏🙏