{"id":8,"date":"2020-04-21T22:33:58","date_gmt":"2020-04-21T15:33:58","guid":{"rendered":"http:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/?p=8"},"modified":"2020-04-21T22:39:53","modified_gmt":"2020-04-21T15:39:53","slug":"gusti-batur-nu-maturan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/2020\/04\/21\/gusti-batur-nu-maturan\/","title":{"rendered":"Gusti Batur Nu Maturan"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/bandung.gkp.or.id\/warta\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gkp-bdg-2.jpg?w=800&#038;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-12\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><em>Mau ikut lomba renang&nbsp;&nbsp;&nbsp; &#8211;&nbsp; Baju khusus di siapkan<\/em><br><em><em>Jangan takut tetap tenang &#8211;&nbsp; Tuhan Yesus menguatka<\/em><\/em>n<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan takut dan tetap tenang. Rasanya banyak orang sepakat agak sulit untuk tidak takut dan tetap tenang dalam situasi saat ini. Khususnya ketika kedahsyatan virus corona semakin menggila.&nbsp; Karena itu, jika orang merasa takut itu wajar. Toch, tiap orang pasti pernah mengalami takut.&nbsp; Menjadi tidak wajar ketika ketakutan itu berubah menjadi <em>sagala sieun<\/em>. Itu berlebihan.&nbsp; Sebab, <em>sagala sieun<\/em> akan membuat hidup kita dikuasai oleh ketakutan itu sendiri, hidup menjadi kehilangan arah dan gairah.<\/p>\n\n\n\n<p>Paska kematian Yesus, para murid mengalami takut. Karena itu, mereka memilih diam, menutup, dan mengunci pintu rumah mereka (20:19). Hal itu dilakukan, untuk menghindar dari orang-orang Yahudi yang telah menangkap Yesus. Dalam situasi seperti itu, Yesus justru hadir dan menampakkan diri kepada para murid.&nbsp; Perjumpaan yang terjadi itu berdampak besar.&nbsp; Ketakutan mereka sirna dan diganti dengan sukacita yang besar (20:20b).<\/p>\n\n\n\n<p>Saudaraku, dari bacaan saat ini, kita bisa belajar 4 (empat) hal sederhana, namun bermakna:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Ketakutan tidak boleh mengalahkan iman kita kepada Yesus.<\/li><li>Ketakutan tidak boleh membuat kita kehilangan pengharapan.<\/li><li>Ketika kita takut, yakinlah bahwa Allah akan menyertai, menguatkan, dan memampukan kita untuk bisa menghadapi ketakutan dengan iman dan pengharapan akan pertolongan Tuhan.<\/li><li>Tetap bersukacita: sebab, <em>Gusti teh batur nu maturan, batur nu ngatur<\/em>. Artinya:<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>&#8211; Kita tidak sendiri. Ada yang menemani, ada yang berjalan bersama kita. <em>Aya batur<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>&nbsp;&nbsp; Pakukumaha <\/em>(teman berbagi, teman yang bisa diandalkan).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-background has-very-light-gray-background-color\">Allah mengatur langkah kita supaya teratur,&nbsp; sesuai dengan aturan sehingga tidak terbentur dan jauh dari kehancuran. Semakin mengarah kepada Kristus. Mengarah ke arah yang benar. Oleh karena <strong><em>Gusti batur nu maturan<\/em><\/strong>, mari saudaraku: jangan takut, tetap bersukacita, dan terus mensyukuri Yesus yang bangkit dan hidup itu, dalam perjumpaan kita dengan Dia setiap hari. <strong><em>FYN<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau ikut lomba renang&nbsp;&nbsp;&nbsp; &#8211;&nbsp; Baju khusus di siapkanJangan takut tetap tenang &#8211;&nbsp; Tuhan Yesus menguatkan Jangan takut dan tetap tenang. Rasanya banyak orang sepakat agak sulit untuk tidak takut &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"nf_dc_page":"","om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-8","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/bandung.gkp.or.id\/warta\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/silhouette-photo-of-person-standing-in-neon-lit-hallway-1722072-scaled.jpg?fit=1707%2C2560&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8\/revisions\/16"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}