{"id":53,"date":"2020-04-25T14:20:58","date_gmt":"2020-04-25T07:20:58","guid":{"rendered":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/?p=53"},"modified":"2020-04-25T14:22:31","modified_gmt":"2020-04-25T07:22:31","slug":"hidup-dalam-kasih-persaudaraan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/2020\/04\/25\/hidup-dalam-kasih-persaudaraan\/","title":{"rendered":"HIDUP DALAM KASIH PERSAUDARAAN"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center\">Bahan KRT Rabu, 29 April 2020<br>1 Petrus 1 : 17 \u2013 23<\/p>\n\n\n\n<p>PENJALASAN BAHAN<br><\/p>\n\n\n\n<p>Identitas umat Kristen adalah kasih. Kasih yang paling agung adalah ketika Yesus menderita dan mengorbankan diri-Nya di atas kayu salib untuk menyelamatkan manusia yang berdosa. Karena kasih inilah manusia diselamatkan dari hukuman maut yang kekal. Karena kasih juga setiap orang dipanggil untuk &nbsp;mengasihi &nbsp;sesamanya, &nbsp;seperti &nbsp;yang diperintahkan &nbsp;oleh &nbsp;Yesus sendiri &nbsp;(lihat &nbsp;Yohanes &nbsp;15:17). Sebagai suatu identitas, maka kasih harus tercermin dalam diri orang percaya apapun yang terjadi. Apakah ia sedang dalam kesenangan maupun dalam kesedihan oleh karena penderitaan. Sebab kasih menuntut pula ketaatan untuk hidup kudus dan tidak menuruti hawa nafsu. Sayangnya masih banyak orang percaya yang mau mengasihi Tuhan dan sesama hanya dalam keadaan tertentu. Inilah bedanya kasih &nbsp;Allah &nbsp;dengan &nbsp;kasih &nbsp;manusia. &nbsp;Kasih &nbsp;tidak &nbsp;pernah &nbsp;terbatas &nbsp;oleh &nbsp;karena &nbsp;situasi, &nbsp;tetapi &nbsp;kasih manusia bisa tawar dan menjadi dingin ketika diperhadapkan dengan penderitaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jemaat&nbsp; yang menjadi tujuan surat 1 Petrus ini adalah orang-orang Kristen yang tersebar di Asia kecil. Jemaat ini sedang dan akan menanggung penderitaan oleh karena iman mereka kepada Kristus. Surat ini agaknya ditulis ketika pemerintahan Romawi mulai menganiaya orang-orang &nbsp;Kristen, oleh karena mereka menolak menyembah kaisar yang menganggap dirinya sebagai dewa. Melalui surat ini, jemaat diingatkan bagaimana mereka akan mengalami penderitaan sebagaimana Kristus juga menderita bagi mereka. Tetapi, di tengah penderitaan yang mereka alami, penulis menasihati jemaat tentang bagaimana memperlakukan sesamanya, dan juga terhadap orang lain yang sering tidak menerima cara hidup mereka yang baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Kristus yang sudah mati dan bangkit harus menjadi dasar dari kehidupan dan pelayanan yang menggerakan persekutuan. kebangkitan Kristus mendorong orang percaya untuk hidup dalam kasih persaudaraan satu dengan yang lain. Petrus mengingatkan bahwa kita adalah orang-orang berdosa yang telah ditebus dari cara hidup yang sia-sia. Cara hidup yang adalah \u201cgaya hidup\u201d jemaat sebelum menjadi anak-anak Allah, yang menuruti hawa nafsu dan dikuasai oleh kebodohan (ayat 14). Kita telah ditebus oleh darah yang mahal. Pada masa Perjanjian Lama imam-imam Israel mempersembahkan bermacam-macam binatang dan memercikkan darahnya demi pengampunan dosa umat. Tetapi dengan kematian Yesus di kayu salib sebagai kurban demi pengampunan dosa manusia. Yesus diumpamakan sebagai anak domba yang tidak bercela, yang darah-Nya berkuasa untuk menghapus dosa manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Hidup dalam kasih persaudaraan adalah respon atas kasih Allah yang begitu besar kepada manusia (ayat 22). Kasih persaudaraan adalah juga respon atas keselamatan Allah di dalam diri Yesus Kristus bagi &nbsp;semua &nbsp;orang. &nbsp;Kasih &nbsp;persaudaraan &nbsp;tidak &nbsp;akan &nbsp;pernah &nbsp;terwujud &nbsp;apabila &nbsp;setiap &nbsp;orang &nbsp;masih memilah &nbsp;dan &nbsp;memilih &nbsp;kepada &nbsp;siapa &nbsp;ia &nbsp;akan &nbsp;mengasihi. &nbsp;Kasih &nbsp;persaudaraan &nbsp;akan &nbsp;mewujud &nbsp;nyata ketika setiap orang bersedia dijumpai oleh Kristus dan mengubah seluruh kehidupannya sehingga menjadi \u201cgaya hidup\u201d yang baru bagi orang percaya.<\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">UNTUK DIDISKUSIKAN<\/h1>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Bagaimana upaya yang saudara lakukan di dalam keluarga, persekutuan jemaat, dan masyarakat untuk mewujudkan kasih persaudaraan?<\/li><li>Tantangan apa yang muncul pada saat saudara hendak mewujudnyatakan kasih persaudaraan di lingkup keluarga, persekutuan jemaat, dan masyarakat? (FPA)<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bahan KRT Rabu, 29 April 20201 Petrus 1 : 17 \u2013 23 PENJALASAN BAHAN Identitas umat Kristen adalah kasih. Kasih yang paling agung adalah ketika Yesus menderita dan mengorbankan diri-Nya &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"nf_dc_page":"","om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-53","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahan-krt"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53\/revisions\/56"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}