{"id":3334,"date":"2022-04-30T22:06:36","date_gmt":"2022-04-30T15:06:36","guid":{"rendered":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/?p=3334"},"modified":"2022-04-30T22:06:36","modified_gmt":"2022-04-30T15:06:36","slug":"hidup-menjadi-saksi-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/2022\/04\/30\/hidup-menjadi-saksi-tuhan\/","title":{"rendered":"HIDUP MENJADI SAKSI TUHAN"},"content":{"rendered":"\n<p>Bahan Bacaan : Kisah Para Rasul 22 :1 \u2013 21<\/p>\n\n\n\n<p><strong>\u201cSebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kau dengar.\u201d&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kis<\/strong><strong>ah Para<\/strong><strong> Ras<\/strong><strong>ul<\/strong><strong> 22 :15<\/strong><strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tugas dan panggilan melayani adalah merupakan tanggung jawab bagi setiap orang yang sudah percaya dan menerima anugerah keselamatan dari Tuhan, ada banyak bentuk dalam melayani Tuhan sesuai dengan talenta yang kita miliki contoh menjadi pemain musik di kebaktian, menjadi anggota paduan suara di gereja, sebagai operator, sebagai pro kantor sebagai usher dalam pelaksanaan ibadah bahkan sebagai pelayan Firman, atau bahkan di luar itu kita juga bisa berperan melalui kesaksian hidup pribadi,&nbsp; tidak ada alasan untuk mengelak bahwa saya tidak bisa melayani Tuhan, karena kita semua pasti telah mengalami pertolongan dan kebaikan Tuhan dalam hidup, baik secara pribadi maupun keluarga, dan saya percaya itulah saat-saat yang indah dalam perjumpaan pribadi kita dengan Tuhan yang telah mampu mengubah kwalitas hidup keimanan seseorang dengan Tuhan :&nbsp; baik telah disembuhkan dari sakit penyakit, dipulihkan hubungan keluarga suami istri, anak dan orang tua, diberkati dalam pekerjaan, dipulihkan masalah keuangan dan yang terlebih dalam dipulihkan hubungan dengan Tuhan menjadi lebih intim&nbsp; sehingga segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan selalu mengucap syukur atas kebaikan dan pertolongan Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengalaman pengalaman inilah menjadi kewajiban kita&nbsp; untuk berbagi dan menceritakan kepada orang lain baik di komunitas kita, dipersekutuan, jemaat gereja sehingga menjadi berkat bukan untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Seperti yang pernah dialami oleh Paulus, yang dahulu namanya Saulus dan rencana Tuhan sendiri bila ia harus menjadi kesaksian bagi banyak orang, setelah mengalami perjumpaannya dengan Tuhan secara pribadi dalam perjalanannya ke Damsyik yang tadinya sangat membenci Tuhan Yesus dan para pengikutnya&nbsp; tapi akhirnya Tuhan pakai secara luar biasa, berubah 180 derajat menjadi rasul Tuhan yang penuh dengan hikmat dan kuasa dan menjadi saksi bagi bangsa-bangsa.&nbsp;&nbsp; dalam Kis. 22 ayat 14-15 \u201cLalu katanya : Allah nenek moyang kita telah menetapkan engkau untuk mengetahui kehendak-Nya, untuk melihat yang benar dan untuk mendengar suara yang keluar dari mulut-Nya. Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kau dengar &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tidak ada yang kebetulan apabila dari setiap kita juga bisa dipakai Tuhan untuk menjadi alat-Nya. Tuhan menjadi berkat hidup yang berdampak bagi banyak orang, momentum kebangkitan Tuhan Yesus mengubah setiap kita yang lemah jadi kuat rasa takut menjadi berani dan kembali penuh spirit melayani amin. ( AW )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bahan Bacaan : Kisah Para Rasul 22 :1 \u2013 21 \u201cSebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kau dengar.\u201d&nbsp; Kisah Para Rasul 22 &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3211,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"nf_dc_page":"","om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-3334","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/bandung.gkp.or.id\/warta\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/image-9.png?fit=370%2C206&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3334","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3334"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3334\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3335,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3334\/revisions\/3335"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3211"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3334"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3334"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3334"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}