{"id":2874,"date":"2022-01-29T19:15:30","date_gmt":"2022-01-29T12:15:30","guid":{"rendered":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/?p=2874"},"modified":"2022-01-29T19:15:30","modified_gmt":"2022-01-29T12:15:30","slug":"satu-untuk-semua-semua-untuk-satu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/2022\/01\/29\/satu-untuk-semua-semua-untuk-satu\/","title":{"rendered":"SATU UNTUK SEMUA, SEMUA UNTUK SATU"},"content":{"rendered":"\n<p>1 KORINTUS\u00a0 12:12-31<\/p>\n\n\n\n<p>Mengumpulkan orang yang berbeda dari berbagai macam latar belakang akan terasa lebih sulit dengan orang yang memiliki latar belakang yang sama. Setiap orang yang hadir harus menyesuaikan diri dan mencari kesamaan guna mencapai sebuah visi. Perbedaan dari berbagai macam latar belakang pada akhirnya membawa semua orang bisa lebih mengenal dan lebih memahami perbedaan. Hal inilah yang coba diajak oleh Paulus ketika berbicara mengenai pembacaan ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Paulus kali ini memberikan bagaimana harusnya hidup dalam sebuah persekutuan di Korintus sebagai orang yang takut dan mengenal Kristus. Dengan latar belakang kota yang sangat besar dan megah, tentunya Korintus menghadapi berbagai macam pergumulan, salah satunya adalah perpecahan antar golongan dan juga gaya hidup mereka. Mereka yang berasal dari berbeda golongan merasa bahwa yang satu merasa lebih superior dibanding yang lain sehingga timbul pemikiran bahwa saya tidak membutuhkan golongan atau orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Paulus menyadari bahwa jemaat yang berada di kota Korintus ini tidak berkekurangan dalam karunia. &nbsp;Mereka memiliki berbagai macam karunia seperti yang pada minggu lalu. &nbsp;Namun, permasalahan selanjutnya adalah ketika jemaat di Korintus sudah mengetahui perbedaan karunia mereka, mereka tidak lagi berusaha untuk melakukan upaya penyatuan Visi, tetapi justru malah semakin merasa terpisah satu sama lain. Di sinilah Paulus akhirnya menggunakan perumpamaan bahwa setiap orang yang sudah berada dalam satu roh, maka mereka juga satu tubuh di dalam Kristus.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin pertanyaannya yang akan muncul adalah, kenapa harus tubuh? &nbsp;Apakah dengan mengumpamakannya sebagai tubuh, manusia bisa dipimpin oleh sesuatu yang disebut kepala sehingga justru melanggengkan yang Namanya penindasan? Paulus Justru di sini menegaskan kembali pentingnya sebuah kesatuan tubuh, bukan untuk melanggengkan sebuah penindasan karena dipimpin oleh sebuah kepala, tetapi justru tubuh itu tidak akan menjadi satu jika ada anggota badan yang kurang.<\/p>\n\n\n\n<p>Ayat yang ke-14 menegaskan bahwa tubuh tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota. Paulus menegaskan ketika mereka sudah satu dalam roh, maka sekarang mereka juga satu tubuh dan sepenanggungan. Lebih jelas lagi Paulus menjelaskan bahwa yang setiap anggota tubuh memiliki bagiannya sendiri-sendiri. Mereka tidak bisa mengatakan bahwa yang satu tidak membutuhkan yang lain. Seperti yang sudah diketahui bersama, kehilangan salah satu anggota tubuh ketika diamputasi adalah sebuah hal yang sangat merepotkan, oleh sebab itu, Paulus menegaskan bagaimana seharusnya mereka hidup dalam satu tubuh, satu rasa, dan satu jiwa.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut lagi dalam ayat ke-26 Paulus menegaskan, \u201ckarena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita. Jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. Ada satu rasa dan satu penanggungan yang akhirnya dirasakan secara komunal dalam sebuah komunitas. Sehingga ketika seseorang yang sudah dibaptis dan sudah minum dalam satu Roh, maka segala bentuk penderitaan, kesedihan, dan bahkan kebahagiaan akan menjadi satu rasa dalam Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Paulus mau menegaskan kembali bahwa sangat penting bagi mereka untuk dapat melihat sesama dengan layak dan juga bekerja sama dengan mereka. Satu anggota tubuh pada satu kesempatan bisa mengatakan saya tidak membutuhkanmu, tetapi pertanyaan selanjutnya adalah seberapa lama sebuah tubuh akan bertahan ketika mereka tidak secara bersama-sama berjalan berbarengan.<\/p>\n\n\n\n<p>Latar belakang Korintus yang sangat heterogen sangat wajar jika memang pada akhirnya timbul sebuah perpecahan. Namun, fokusnya bukan kepada perpecahan yang terjadi, tetapi bagaimana sebuah tubuh dapat mengatasi kepelbagaian tersebut dan bekerjasama. Bekerjasama dengan orang yang memang sudah satu Visi akan lebih mudah dibandingkan dengan bekerja sama dengan orang baru yang berbeda Visinya. Ada penyesuaian, ada konflik, dan ada hal-hal lain yang terjadi untuk melakukan penyesuaian. Ada satu Visi yang harus mereka capai bersama, bukan Visi pribadi, bukan Visi karena ego sendiri, tetapi Visi dalam karya pelayanan. Mereka yang kaya menanggung yang miskin, mereka yang terbuka, menampung yang terbuang.<\/p>\n\n\n\n<p>Apa Visi yang diharapkan? Pada ayat ke-31 dikatakan untuk berjuang mendapatkan karunia yang utama. Apa itu? Kasih! Makanya di pasal 13 Paulus mengatakan bahwa semua tidak ada gunanya ketika aku tidak memiliki kasih. Sebuah Tubuh tidak akan bisa satu Visi ketika kaki masih memikirkan bagaimana dia berjalan ketika tangan mata kepala sudah berpikir untuk berbagi. Paulus pada akhrinya mau menggugah kembali mereka semua yang berbeda di Korintus untuk dapat merasakan kesatuan dengan mereka yang tersingkirkan, terbuang, miskin, dan tertolak. Dan bagi mereka yang tersingkirkan, Paulus berharap ada sebuah keterbukaan agar mereka yang tertolak ini bisa merasakan bagaimana rasanya diterima. Satu untuk semua, semua untuk satu, itulah yang harus dirasakan dalam sebuah tubuh yang berada dalam satu Roh.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>PERTANYAAN UNTUK DISKUSI<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Apa yang membuat orang sulit untuk menerima orang yang berbeda dalam satu komunitas?<\/li><li>Bagaimana cara anda untuk menyatukan sebuah visi dalam sebuah komunitas?<\/li><li>Menurut anda, apa peran injil dalam upaya penyatuan visi sebagai Tubuh Kristus?<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; (THC)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1 KORINTUS\u00a0 12:12-31 Mengumpulkan orang yang berbeda dari berbagai macam latar belakang akan terasa lebih sulit dengan orang yang memiliki latar belakang yang sama. Setiap orang yang hadir harus menyesuaikan &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2849,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"nf_dc_page":"","om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-2874","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahan-krt"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2874","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2874"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2874\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2876,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2874\/revisions\/2876"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2849"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2874"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2874"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2874"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}