{"id":2219,"date":"2021-07-31T13:15:54","date_gmt":"2021-07-31T06:15:54","guid":{"rendered":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/?p=2219"},"modified":"2021-07-31T13:15:54","modified_gmt":"2021-07-31T06:15:54","slug":"pribadi-nya-atau-roti-nya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/2021\/07\/31\/pribadi-nya-atau-roti-nya\/","title":{"rendered":"PRIBADI-NYA ATAU ROTI-NYA?"},"content":{"rendered":"\n<p>Yohanes 6 : 25 \u2013 43<\/p>\n\n\n\n<p><em>Yesus menjawab mereka : \u201cAku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang\u201d<\/em>&nbsp; (Yohanes 6 : 26)<\/p>\n\n\n\n<p>Sewaktu menguggah foto atau status di sosial media, pernahkan kita memusingkan berapa jumlah teman yang menyukainya? Faktanya, beberapa orang merasa sangat bahagia ketika mendapatkan ratusan bahkan ribuan \u201cjempol\u201d. \u201cAku punya banyak penggemar\u201d kata mereka bangga.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikelingi banyak penggemar rupanya tidak membuat Yesus terkesima. Tidak tanggung-tanggung, Yesus bahkan menggungkapkan maksud tersembunyi mereka dengan mengatakan, \u201cKamu mencari Aku <em>bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda<\/em> <em>melainkan<\/em> karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang\u201d (ay 26). Roti menunjuk pada berkat jasmani seperti kekayaan, kesehatan dan keberhasilan. Bukannya menginginkan pribadi-Nya, mereka mencari Dia hanya demi mengejar roti. Mereka bahkan meminta Yesus agar menyediakan roti itu senantiasa (ay 34). Pertanyaannya : \u201cTanpa roti, masihkan mereka tertarik mencari Yesus?\u201d kepada setiap orang yang menginginkan roti, Yesus menjawab: \u201cAkulah roti hidup..\u201d (ay 35). Bersama Dia, ada jaminan bahwa kita tidak akan menderita kelaparan. Tanpa mengetahui maksud perkataan Yesus, orang Yahudi menjadi bersungut-sungut (ay 41-42). Mereka tidak menyadari bahwa saat Yesus justru sedang menunjukkan bahwa roti berkat yang mereka cari ada pada diri-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Apa alasan kita mengikuti Yesus: pribadi-Nya atau roti berkat-Nya? Jika jawabannya adalah roti berkat-Nya, kita perlu belajar mengasihi Dia lebih lagi. Jangan tertipu! Kenikmatan roti memang tampak menggiurkan, tetapi hanya bersama Yesus, Sang penyedia Roti, kita bisa senantiasa kenyang. (NT)<\/p>\n\n\n\n<p>BERSAMA YESUS, KITA DAPAT MENGALAMI SUKACITA YANG &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; JAUH LEBIH BESAR DARIPADA SEKEDAR MENIKMATI ROTI BERKAT-NYA<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yohanes 6 : 25 \u2013 43 Yesus menjawab mereka : \u201cAku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2078,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"nf_dc_page":"","om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-2219","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/bandung.gkp.or.id\/warta\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/alam.jpg?fit=303%2C223&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2219","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2219"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2219\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2220,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2219\/revisions\/2220"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2219"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2219"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bandung.gkp.or.id\/warta\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2219"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}