TUHAN YESUS KRISTUS ADALAH KEKUATANKU

Tuhan adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya. (Mazmur 28:7)

Bapak Ibu yang dikasihi Tuhan setiap orang pasti pernah mengalami saat-saat dimana keadaan rasa lelah , jenuh bosan dan tidak ada semangat. Suasana ini sedang kita alami kurang lebih sudah satu setengah tahun berjalan masa pandemi, kita dibatasi segala aktifitas, harus sering cuci tangan pakai sabun, pakai masker, dilarang berkerumun, anak anak sekolah harus belajar  secara online di rumah bahkan kita orang tua juga harus bekerja di rumah ( WFH )……sampai kapan pandemic ini berlalu kita tidak tahu. Mungkin ke depanpun akan terus banyak bentuk-bentuk kelelahan yang harus dilalui, tidak ada jaminan bahwa kita dapat bebas dari berbagai bentuk kelelahan dan kejenuhan, tenaga fisik kita tidak cukup menghadapinya.

Kita butuh kekuatan khusus yaitu dari Tuhan untuk tetap bersemangat, kekuatan itu adalah pengharapan di dalam Yesus Kristus. Pemazmur mangatakan, ”TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya”.

Sekuat apapun fisik seseorang, bila kekuatannya tidak di dalam Tuhan, maka kekuatan itu dapat terkuras habis, tubuh kita fana dan  rapuh akibatnya dia akan menjadi pribadi yang lemah dan cepat menyerah karena semuanya terbatas. Sebaliknya, mungkin saja kekuatan fisik kita tidak seberapa, apalagi bagi orang-orang yang sudah lanjut usia atau ada penyakit tertentu komorbit yang sedang dialami, namun bila kekuatannya di dalam Tuhan, maka dia akan tetap dapat bertahan bahkan mengalami sukacita surgawi yang berbeda dengan sukacita yang diberikan oleh  dunia yang terbatas tadi. Oleh sebab itu tetaplah hidup kita dibangun dalam relasi yang baik dengan Tuhan, melekat erat kepada pribadi Yesus Kristus, sebab hanya di dalam Dia kita kuat dan dapat dibangun sepenuhnya. Karena Dia yang memiliki sumber kekuatan bagi kita walaupun kita harus mengalami hidup terpapar oleh covid 19 dan harus  diisolasi baik di RS ataupun di rumah dengan mengandalkan kekuatan dunia pasti  berat kita tidak sanggup, jenuh dan hilang semangat namun sebaliknya apabila kita melekat kepada sang pemilik sumber hidup kita Yesus Kristus kita akan mengalami  kelegaan sukacita sorgawi dan semangat yang baru. Amin. (AW)