Baca: Yakobus 1:12-18
“Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.” (Yakobus 1:17).
Yakobus menegaskan bahwa setiap pemberian yang baik dan anugerah
yang sempurna itu datangnya dari Bapa! Rencana dan rancangan-Nya selalu baik untuk umat-Nya, “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11). Tiada alasan bagi kita untuk tidak bersyukur dan berbangga hati karena kita punya Bapa yang teramat baik, yang kebaikan dan kesetiaan-Nya tidak hanya terjadi di waktu-waktu tertentu, tapi di sepanjang waktu kehidupan kita, kebaikan-Nya tidak pernah berubah.
Dalam realita kehidupan ada saat kita senang atau sedang menghadapi masalah dan pergumulan hidup yang berat sekalipun seperti kondisi saat ini semua diperhadapkan pada kasus pandemi Covid-19 ada yang mengalami sakit terpapar virus, masalah ekonomi, karena PHK tempat dimana kita berkerja berhenti bahkan ada sahabat/keluarga kita yang terpapar harus meninggalkan kita, jangan berputus asa, jangan panic, tapi tetap kita jalani dengan tetap setia serahkan semua beban/pergumulan kita kepada Tuhan karena Ia adalah Allah yang mengerti apa yang menjadi kebutuhan dan keperluan kita yang terbaik, Tuhan kita Tuhan yang mengerti, Dia sudah lebih dari cukup. Tuhan rindu melakukan perkara-perkara yang baik bagi kita anak-anak-Nya bukan karena kita ini berjasa dan layak. Tuhan melakukan perkara-perkara yang baik bagi kita karena Ia memang baik, bahkan “…Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” (Roma 5:8b). Walaupun segala sesuatu yang ada di dunia ini berubah, tapi firman-Nya tidak berubah. “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” (Matius 24:35), Tuhan tidak pernah berubah, Ia “…tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.” (Ibrani 13:8) kasih-Nya dan kuasa-Nya tidak pernah berubah. Justru kita ini yang mudah sekali berubah. Kasih, kesetiaan dan ketekunan kita dalam mengikut Tuhan seringkali dipengaruhi oleh situasi dan kondisi. Ketika berada dalam situasi yang baik kita mengasihi Tuhan, tapi begitu diperhadapkan dengan situasi yang tidak baik, kasih dan kesetiaan kita kepada Tuhan langsung berubah, mari kita belajar untuk taat dan setia menerima pergumulan hidup dan kita tetap berkarya melakukan kebaikan terhadap sesama, kita bisa kita kuat karena Roh Kudus yang memelihara dan menyertai kita. Amin. (AW)