Mazmur 46 : 1-11
Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Mazmur 46 : 2
Mazmur 46 ini berlatar belakang saat bangsa Yehuda dipimpin oleh Raja Hizkia. Mereka sangat tertekan akibat agresi militer Asyur yang mengepung Yerusalem. Utusan Raja Asyur, telah menghina Allah Israel dan menghasut rakyat Yehuda untuk tidak memercayai ajakan Raja Hizkia agar berharap kepada Allah Israel.
Ditengah situasi seperti ini, pemazmur mengatakan, “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. : Pemazmur hendak menyampaikan bahwa Allah adalah sumber yang dapat diandalkan saat menghadapi kesesakan. Dia Penolong yang setia. Allah menyediakan tempat perlindungan yang memberi rasa aman dan tenang. Perlindungan yang tidak biasa ditembus oleh apapun juga tanpa seizin-Nya karena tidak ada kuasa di bumi yang lebih tinggi dari kuasa-Nya. Inilah yang memberi kekuatan seluruh umat-Nya.
“Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah “(ay,11a) Pemazmur mengajak kita untuk diam, artinya melepaskan semua beban hidup kepada Tuhan. Kita dianjurkan untuk membiarkan Allah bekerja dengan cara-Nya. Mari Saudaraku, tetaplah berpegang pada Allah karena pertolonganNya dalam kesesakan sangat terbukti. Jangan takut saat menghadapi kesukaran. Percaya dan diamlah di dalam hadiratNya karena Dia adalah Allah yang tahu bagaimana cara menolong kita. Ada saatnya pertolongan Tuhan sesuai dengan apa yang kita harapkan dan tentu ini menyenangkan. Namun, terkadang pertolongan Tuhan tidak sesuai harapan. Miliki keyakinan bahwa Tuhan selalu memberikan pertolongan tepat pada waktunya untuk kebaikan kita. (LT)